Prabowo Sebut Gak Mempan Orang Hina Dirinya, Rakyat Tak Ingin Lihat Pemimpin Tegang-tegangan

- Pewarta

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, bersama para aktivis 98 yang tergabung dalam 'Masyarakat 08' di Kertanegara. (Dok. Tim Media Prabowo)

Capres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, bersama para aktivis 98 yang tergabung dalam 'Masyarakat 08' di Kertanegara. (Dok. Tim Media Prabowo)

PERSDA.COM – Capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto, menyebut sejatinya rakyat menginginkan para pemimpin kompak untuk memajukan bangsa, bukan saling menjelek-jelekan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Rakyat ingin melihat pemimpin-pemimpinnya kompak, senyum, bukan tegang-tegangan,” ucap Prabowo Subianto, bersama para aktivis 98 yang tergabung dalam ‘Masyarakat 08’ di Kertanegara, Jakarta, Rabu, 11 0ktober 2023.

“Bangsa Indonesia nggak suka yang kayak gitu. Menjelek-jelekan, mengejek, menfitnah bukan sifat kita. Nggak mempan kalau orang menghina saya, terserah,” lanjut Prabowo Subianto.

Usai bertemu dan berdiskusi dengan para aktivis 98 tersebut, Prabowo Subianto menyatakan tekadnya untuk melanjutkan pembangunan-pembangunan yang dirintis oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode ini.

“Saya nggak malu-malu, dulu saya rival, beliau yang kalahkan saya. Eh, memangnya enak kalah? Tidak enak, tapi aku lihat oke, aku bersatu. Beliau ajak aku,” kata Prabowo Subianto.

Baca artikel lainnya di sini: Disambut Antusias Para Pelajar di Pangandaran, Prabowo Subianto Didoakan Sukses Jadi Pemimpin

Prabowo Subianto mengungkapkan, alasan Jokowi mengajak dirinya untuk bergabung bersama dikarenakan untuk membangun bangsa tidak bisa dilakukan seorang diri.

Prabowo Subianto pun menyadari komitmen Jokowi dalam membangun bangsa dan rakyat ini.

“Untuk apa beliau ajak aku? Karena beliau tahu untuk bangun bangsa ini tidak bisa sendiri.”

“Beliau ajak saya, saya pun bergabung, ternyata rakyat menghendaki itu,” ujar Prabowo Subianto.

Ia berkeyakinan sejak dulu Indonesia harus rukun dan tidak suka dipecah-belah, terutama rakyat tidak menginginkan hal-hal negatif, melainkan ingin melihat para pemimpinnya mampu bekerja sala dan bersatu.

“Indonesia tidak suka pecah belah, rakyat tidak suka yang negatif-negatif, rakyat ingin melihat semua pemimpin bisa kerja sama, bersatu,” tegas Prabowo Subianto.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Kita harus punya suatu lapisan pemimpin yang bisa bersatu, kerja sama.”

“Hanya dengan kerja sama, kita kelola bangsa negara untuk seluruh rakyat Indonesia,” imbuhnya.***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Kasus Kuota Haji Rp1 Triliun, KPK Cegah Eks Menag Gus Yaqut Bepergian
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Premanisme di Indonesia
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Memprotes Gubernur yang Dinilai Abaikan Legislatif, Fraksi PDIP Walk Out Bela Marwah DPRD Jawa Barat
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Usulkan 8 Poin Pernyataan Sikap, Presiden Prabowo Subianto Hormati Forum Purnawirawan Prajurit TNI
Beredar Isu Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi Mundur, Begini Respons Istana

Berita Terkait

Selasa, 12 Agustus 2025 - 11:14 WIB

Kasus Kuota Haji Rp1 Triliun, KPK Cegah Eks Menag Gus Yaqut Bepergian

Sabtu, 7 Juni 2025 - 06:47 WIB

Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

Senin, 26 Mei 2025 - 11:06 WIB

Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Premanisme di Indonesia

Rabu, 21 Mei 2025 - 15:45 WIB

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Minggu, 18 Mei 2025 - 16:55 WIB

Memprotes Gubernur yang Dinilai Abaikan Legislatif, Fraksi PDIP Walk Out Bela Marwah DPRD Jawa Barat

Berita Terbaru