PERSDA.COM – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan tanggapan soal nasib kader PDIP Cinta Mega yang jadi anggota DPRD DKI Jakarta
Sebelumnya pada Rabu, 26 Juli 2023, Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta menunggu rekomendasi Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.
Hal itu terkait dengan pemberhentian Cinta Mega sebagai buntut dalam kasus bermain gim di ruang rapat paripurna.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Kasus Kuota Haji Rp1 Triliun, KPK Cegah Eks Menag Gus Yaqut Bepergian
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi
Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Premanisme di Indonesia

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita masih menunggu rekomendasi dari Ketua DPRD DKI Jakarta,” kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI Jakarta Achmad Nawawi.
Nawawi menuturkan pihaknya memberi waktu selama sepuluh hari, jika tidak merekomendasikan, maka BK boleh melanjutkan kasus tersebut.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Begini Penjelasan Sekjen PDIP Soal Kabar Politisi PDIP Budiman Sudjatmiko akan Gabung dengan Gerindra
Baca Juga:
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Memprotes Gubernur yang Dinilai Abaikan Legislatif, Fraksi PDIP Walk Out Bela Marwah DPRD Jawa Barat
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
Video salah satu anggota DPRD DKI Cinta Mega bermain gim beredar di media sosial dalam ruang rapat paripurna di Gedung DPRD DKI.
Padahal rapat paripurna membahas tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) tahun anggaran 2022, Kamis, 20 Juli 2023.
Saat ditanya awak media mengenai kapan PDIP akan memecat Cinta Mega, Hasto Kristiyanto mengaku hal itu harus melewati proses yang diambil Komarudin Watubun.
Komarudin Watubun adalah Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan, PDIP memiliki ketertiban dan kedisiplinan organisasi dalam mengambil keputusan.
Baca Juga:
Usulkan 8 Poin Pernyataan Sikap, Presiden Prabowo Subianto Hormati Forum Purnawirawan Prajurit TNI
Beredar Isu Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi Mundur, Begini Respons Istana
Pertemuan Dirancang oleh Saya, Jumhur Hidayat dan Ferry Juliantono, Rocky Gerung Bertemu Sufmi Dasco
“Besok setelah Pak Komar datang, kami melalui satu proses. Yang jelas usulan dari DPD DKI sudah diterima oleh DPP Partai.”
“Tinggal proses melalui bidang kehormatan,” tutur Hasto Kristiyanto.
Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Komarudin Watubun dalam waktu dekat akan memimpin sidang untuk menentukan nasib Cinta Mega.
“Pak Komarudin Watubun sedang ditugaskan di Papua. Besok, Pak Komarudin Watubun baru kembali hari Jumat.”
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
“Sehingga akan langsung melakukan tindak lanjut atas berbagai pelanggaran disiplin,” kata Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto menyampaikan hal itu usai Refleksi Peristiwa 27 Juli 1996 Gerbang Demokratisasi Indonesia di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis, 27 Juli 2021.***






























