PERSDA.COM – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan bahwa dalam membangun Indonesia, seluruh elemen bangsa jangan berhenti bekerja.
Dalam membangun Indonesia, Erick Thohir juga dibutuhkan kebersamaan dan kesatuan.
“Saya sangat hormat dengan Gus Miftah. Karena tadi disampaikan bagaimana Filosofi Beliau selalu mengajarkan kita untuk bekerja,” ujar Erick Thohir.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Sembilan Obat Bahan Alam Terungkap oleh BPOM Mengandung Kimia Berbahaya
Dari Air Hitam Sampai Dokumen Gaib: Warga Penghuni Puri Park View Mengadu ke Kantor Presiden
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan tersebut disampaikan Erick Thohir saat memberikan sambutan dalam Harlah ke -11 Pondok Pesantren (Ponpes) Ora Aji, Sabtu malam, 2 September 2023.
Ponpes ini terletak di Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca artikel lainnya di sini: Makin Menguat, Peluang Menteri BUMN Erick Thohir Menjadi Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto
Baca Juga:
Polda Metro Tanyai Rismon Tentang YouTube Balige Academy dan Analisis Ijazah Jokowi
Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Premanisme di Indonesia
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Pemimpin Ponpes adalah KH Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah.
Lebih lanjut, Erick Thohir menceritakan bahwa perjuangan Gus Miftah dalam membesarkan Ponpes Ora Aji tidak terlepas dari prinsip – prinsip mendasar yang dijunjung tinggi.
Beberapa prinsip tersebut adalah jangan miskin hati dan jangan miskin kemampuan.
Kedua prinsip itu juga dibutuhkan dan relevan dalam usaha membangun Indonesia.
Baca Juga:
Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Tanggapi Tuduhan Kartel Bunga Pinjaman
4 Sikap Presiden Prabowo Subianto Jadi Sorotan, Keberpihakan Pemerintah terhadap Buruh Diapresiasi
Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik, Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan oleh Press Release
“Jadi Insya Alloh, Prinsip – prinsip yang disampaikan Gus Miftah bahwa jangan kita miskin hati dan jangan kita miskin kemampuan.”
“Kalo kita ingin menjaga Indonsia, kita harus menjaga islam yang bermartabat, berbudaya, dan memberikan kebaikan,” ujar Erick Thohir.***




























