4 Bocah Meninggal di Kawasan Dunia di Kawasan Jagakarsa Jaksel, Diduga Dibunuh Ayahnya Sendiri

- Pewarta

Kamis, 7 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

4 Bocah Meninggal di Kawasan Dunia di Kawasan Jagakarsa Jaksel.  (Dok. Persda.com/Rifai Azhari).

4 Bocah Meninggal di Kawasan Dunia di Kawasan Jagakarsa Jaksel. (Dok. Persda.com/Rifai Azhari).

PERSDA.COM – Sebuah pesan ditemukan di lokasi tempat ditemukannya 4 bocah berinisial V (6), S (6), Aa (3), Ak (1) meninggal dunia di dalam kamar.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Mereka meninggal di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, diduga dibunuh oleh ayahnya, Panca Darmansyah.

Tulisan bertuliskan ‘Puas bunda. Tx for all’ berwarna merah di tempat kejadian tersebut akan didalami lebih lanjut siapa yang menuliskannya.

“Kami temukan ada tulisan berwarna merah di lantai, masih didalami ditulis siapa dan menggunakan warna merah apa,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Rabu (6/12/2023).

Panca sendiri dalam peristiwa tersebut ditemukan terlentang di lantai kamar mandi dengan adanya pisau di sekitar tubuh dengan keadaan pergelangan tangan yang berdarah.

Baca artikel lainnya di sini : Polisi Amankan 2 Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Daerah Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi

Lebih lanjut, Ade Ary menyampaikan pihaknya akan mendalami lebih jauh dengan metode saintifik dan ilmiah untuk mengetahui apa yang digunakan untuk menuliskan pesan tersebut.

“Ini yang menulis siapa, menggunakan warna merah ini berdasarkan apa, itu harus kami lakukan pemeriksaan secara laboratoris.”

“Dan kita akan melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi,” jelasnya.

Lihat juga konten video, di sini: Sebanyak 11 Orang Pendaki Gunung Marapi Meninggal Dunia dan 28 Pendaki Selamat, Dampak Erupsi

Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap empat orang bocah ditemukan tak bernyawa dan terkunci di dalam sebuah kamar rumah yang berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Betul, ada empat orang penemuan mayat di dalam kamar,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Bintoro saat dihubungi, Rabu (6/12/2023).

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Polisi menduga, pelaku yang menyebabkan empat bocah meninggal dunia ini adalah orangtuanya sendiri.

Pelaku sendiri disebut juga ingin mengakhiri hidupnya, namun berhasil digagalkan dan kini dalam penanganan medis.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Sementara untuk orang tuanya sendiri. Sementara masih dugaan (korban) anaknya (pelaku).”

“Orang tuanya yang diduga sebagai pelaku mencoba untuk bunuh diri juga. Tapi saat ini masih bisa selamat dan dirawat di RS,” ungkapnya.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Kendati demikian, polisi belum mengetahui penyebab pasti dari kematian empat korban itu.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di tempat kejadian perkara (TKP).

“Semuanya masih kita cek dulu. Untuk sementara masih dilakukan penyelidikan,” tandasnya, dilansir PMJ News.***

Berita Terkait

Ibu di Bekasi Timur Babak Belur Dipukul Anak, Ditarik dan Diancam Pisau
Dari Air Hitam Sampai Dokumen Gaib: Warga Penghuni Puri Park View Mengadu ke Kantor Presiden
Anak-anak Yatim Terima Kunjungan dan Bantuan dari PROPAMI Care
Terkaít Penangkapan Mahasiswa dan Tebusan Rp12 Juta, Polres Jaktim Tanggapi Tudingan Akun Mendos
Anak Bos Toko Roti Ditangkap Polisi di Sukabumi, Ini Duduk Perkaranya hingga Berurusan dengan Hukum
2 Saksi dari Bank BNI Mangkir dari Panggilan Polisi agar Dipanggil Paksa, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik
Usai Periksa Remaja Pelaku Pembunuhan Ayah dan Neneknya di Jaksel, Polisi Ungkap Hasil Tes Urine
Silaturahmi Internasional: Lembaga Halal Luar Negeri Dapat Sertifikat Kompetensi di BNSP

Berita Terkait

Selasa, 24 Juni 2025 - 08:09 WIB

Ibu di Bekasi Timur Babak Belur Dipukul Anak, Ditarik dan Diancam Pisau

Kamis, 12 Juni 2025 - 08:15 WIB

Dari Air Hitam Sampai Dokumen Gaib: Warga Penghuni Puri Park View Mengadu ke Kantor Presiden

Senin, 19 Mei 2025 - 16:15 WIB

Anak-anak Yatim Terima Kunjungan dan Bantuan dari PROPAMI Care

Selasa, 25 Maret 2025 - 10:46 WIB

Terkaít Penangkapan Mahasiswa dan Tebusan Rp12 Juta, Polres Jaktim Tanggapi Tudingan Akun Mendos

Selasa, 17 Desember 2024 - 07:37 WIB

Anak Bos Toko Roti Ditangkap Polisi di Sukabumi, Ini Duduk Perkaranya hingga Berurusan dengan Hukum

Berita Terbaru