Terguling di Lereng Gunung Lawu Magetan, Minibus Wisata Asal Bojonegoro Diduga Alami Gangguan Rem

- Pewarta

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 20 penumpangnya - termasuk pengemudi - mengalami luka berat dan ringan. (Dok. FIN)09

Sebanyak 20 penumpangnya - termasuk pengemudi - mengalami luka berat dan ringan. (Dok. FIN)09

PERSDA.COM – Sebuah minibus bernopol S 7530 A yang diduga mengantar rombongan wisata asal Bojonegoro terguling di jalur menurun lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, Rabu (5/07/2023).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Dilaporkan, Sebanyak 20 penumpangnya – termasuk pengemudi – mengalami luka berat dan ringan.

Pada umumnya luka-luka yang diderita para korban disinyalir akibat berbenturan dengan sesuatu dalam interior, atau pecahan kaca ketika kendaraan terguncang celaka.

Sebanyak 20 penumpangnya – termasuk pengemudi – mengalami luka berat dan ringan. (Dok. FIN)

Jenis luka yang diderita para korban merujuk pada kondisi robek akibat pecahan kaca atau benturan berupa luka kaki, tangan, mata, telinga serta anggota tubuh lainnya.

Operator Pusdalops BPBD Magetan, Gigin, kepada jurnalis yang menghubungi menyebutkan, korban tertua dan termuda dalam insiden laka lantas tunggal itu tercatat berusia 70 tahun dan bayi usia 1 tahun.

Baca artikel lainnya: Suami Baru Sehari Menikah Lapor Polisi Istrinya Hilang, Padahal Sempat Ijin Keluar untuk Beli Ayam Geprek

“Korban dengan usia tertua bernama Samsu, 74 tahun, dan paling muda adalah bayi usia 1 tahun bernama Arkana,” sebut Gigin.

Sumber di lokasi kejadian mengatakan, minibus Elf yang dikemudikan Lukman Hakim, warga Desa Purwosari, Bojonegoro, itu bergerak dari Cemoro Sewu menuju obyek wisata Telaga Sarangan.

Lajur yang dilintasi sampai posisi tujuan, didominasi jalan menurun tajam dengan kombinasi tebing dan jurang.

Nahasnya, beberapa kilometer sebelum tujuan, tepatnya di tikungan menurun Lawu Green Forest.

Tiba-tiba kendaraan kehilangan keseimbangan. Hilangnya kendali itu diduga akibat terjadinya gangguan fungsi rem kendaraan.

Dalam kondisi kritis itu, kendaraan terbanting ke kanan dan terguling. Beruntung, kendaraan  berikut seluruh penumpangnya tidak terjun ke jurang lantaran tertahan pagar jurang.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Beberapa unit ambulan PMI dibantu warga langsung mengevakuasi para korban, dilarikan ke Puskesmas terdekat guna segera mendapatkan perawatan.

Korban yang mengalami luka serius dirujuk ke RUSD dr. Sayidiman, Magetan.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Para korban tercatat sebagai warga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Masing-masing:

1. Arkana (bayi 1 tahun).
2. Nadia (8 tahun).
3. Hafidz (10 tahun).
4. Fadil (13 tahun).

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

5. Nia (13 tahun).
6. Almira (14 tahun).
7. Rahma (14 tahun).
8. Nova (24 tahun).

9. Farida (24 tahun).
10. Wartini (30 tahun).
11. Srini (33 tahun).
12. Rianti (34 tahun).

13. Sriati (39 tahun).
14. Lukman Hakim (sopir 39 tahun)
15. Srimami (42 tajun).
16. Listitik (50 tahun).

17. Diana (60 tahun).
18. Mimi (70 tahun).
19. Samsu (74 tahun).
20. Rifat.

Guna memastikan terjadinya kecelakaan itu, aparat kepolisian setempat masih melakukan oleh tempat kejadian.

Sejumlah saksi mata dimintai keterangan, termasuk pengemudi dan para penumpang.

Sementara banyak kendaraan yang hancur di beberapa sisi sasisnya, dievakuasi petugas polisi dan diamankan di Pos Polisi terdekat. (FIN).***

Berita Terkait

FORNAS VIII NTB Ditutup, Panitia Atur Jalur Masuk dan Keluar
Ini Aksi Nyata BRI Menanam – Grow and Green di Pulau Kapoposang, Jaga Ekosistem Laut Tetap Lestari
Banjir Melanda 4 Desa di Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Ratusan Rumah Terendam
Viral di Medsos Siswa SD di Gorontalo Simpan Makanan Gratis untuk Ibu, di Rumahnya Tak Ada Nasi
PROPAMI dan BEI Dukung Universitas Baiturrahmah Wujudkan Pendidikan Pasar Modal Berbasis Kompetensi
Seorang Korban Dilaporkan Hanyut dalam Banjir yang Landa Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara
Sebanyak 4.411 Warga Terdampak, Banjir dan Tanah Longsor Hantam Padang Pariaman, Sumbar
FEBI UIN STS Jambi Gandeng BNSP, Bersiap Menyongsong Indonesia Kompeten di Era Society 5.0

Berita Terkait

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:51 WIB

FORNAS VIII NTB Ditutup, Panitia Atur Jalur Masuk dan Keluar

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:21 WIB

Ini Aksi Nyata BRI Menanam – Grow and Green di Pulau Kapoposang, Jaga Ekosistem Laut Tetap Lestari

Rabu, 8 Januari 2025 - 11:16 WIB

Banjir Melanda 4 Desa di Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Ratusan Rumah Terendam

Rabu, 8 Januari 2025 - 09:12 WIB

Viral di Medsos Siswa SD di Gorontalo Simpan Makanan Gratis untuk Ibu, di Rumahnya Tak Ada Nasi

Sabtu, 16 November 2024 - 20:42 WIB

PROPAMI dan BEI Dukung Universitas Baiturrahmah Wujudkan Pendidikan Pasar Modal Berbasis Kompetensi

Berita Terbaru