PERSDA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi polemik operasi tangkap tangan (OTT) terkait lembaga Basarnaa.
Menurut Jokowi, polemik terkait OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya soal koordinasi.
“Ya, itu menurut saya masalah koordinasi,” ujar Jokowi disela peresmian di Inlet Sedotan Ciliwung, Jakarta Timur, Senin, 31 Juli 2023.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Sembilan Obat Bahan Alam Terungkap oleh BPOM Mengandung Kimia Berbahaya
Dari Air Hitam Sampai Dokumen Gaib: Warga Penghuni Puri Park View Mengadu ke Kantor Presiden
Forum Purnawirawan TNI Kirim Surat Pemakzulan Gibran Rakabuming, Jokowi: Biasa dalam Demokrasi

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jokowi mengingatkan pentingnya tetap menjaga koordinasi antar instansi pemerintah.
Baca artikel lainnya di sini: Menko Polhukam Mahfud MD Ingatkan Agar Perdebatan Soal Prosedur OTT antara TNI dan KPK Segera Diakhiri
Selain itu, setiap kementerian dan lembaga harus melangkah sesuai kewenangan masing-masing dan menuruti aturan.
Baca Juga:
Polda Metro Tanyai Rismon Tentang YouTube Balige Academy dan Analisis Ijazah Jokowi
Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Bubarkan Ormas Premanisme di Indonesia
Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Absen di Sarasehan BPIP, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
“Masalah koordinasi yang harus dilakukan, semua instansi. Sesuai dengan kewenangan masing-masing, menurut aturan,” jelasnya.
Lebih lanjut Jokowi mengungkapkan, dengan terjaganya koordinasi antar instansi pemerintah ini tentunya diharapkan dapat menyelesaikan polemik.
“Kalau itu dilakukan, (polemik) rampung,” tukas Presiden Jokowi.***



























