Warga Malang Raya Dihimbau BMKG Stasiun Malang untuk Bersiap Hadapi Puncak Suhu Dingin

- Pewarta

Rabu, 26 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Puncak Suhu Dingin. (Pixabay.com/silben)

Ilustrasi Puncak Suhu Dingin. (Pixabay.com/silben)

PERSDA.COM – Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Malang menmgimbau masyarakat di wilayah Malang raya bersiap menghadapi puncak suhu dingin.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Melansir catatan BMKG, suhu udara di wilayah Malang raya memang terasa lebih dingin di bulan-bulan Juli sampai mencapai 14 derajat Celcius.

Adapun prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Malang, Ahmad Lutfi menjelaskan, suhu udara dingin ekstrem bakal dialami wilayah Malang raya.

Sementara itu, suhu dingin tersebut diprediksi terasa lebih lagi pada bulan Agustus mendatang.

Baca artikel lainnya di sini: Presiden Jokowi Sebut Fenomena Cuaca El Nino, Pemerintah akan Impor Beras Sebesar 2 Juta Ton

“Suhu terdingin umumnya terjadi pada bulan Agustus seiring memasuki puncak musim kemarau,” terang Lutfi kepada awak media, Selasa 25 Juli 2023

Masih dari keterangannya, suhu dingin yang melanda Malang raya tersebut disebabkan siklus musiman.

Sementara itu, siklus ini ditandai dengan aktifnya angin monsun timur yang bersifat kering dan dingin.

“Suhu ini akan mempengaruhi indeks kenyamanan tubuh. Terutama waspada bagi yang masuk kategori lansia,” ujarnya menambahkan.

Menurutnya, puncak musim kemarau ini akan mendorong munculnya fenomena frost atau embun upas di daerah dataran tinggi yang bisa menyebabkan tanaman layu dan mati.***

Berita Terkait

FORNAS VIII NTB Ditutup, Panitia Atur Jalur Masuk dan Keluar
Ini Aksi Nyata BRI Menanam – Grow and Green di Pulau Kapoposang, Jaga Ekosistem Laut Tetap Lestari
Banjir Melanda 4 Desa di Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Ratusan Rumah Terendam
Viral di Medsos Siswa SD di Gorontalo Simpan Makanan Gratis untuk Ibu, di Rumahnya Tak Ada Nasi
PROPAMI dan BEI Dukung Universitas Baiturrahmah Wujudkan Pendidikan Pasar Modal Berbasis Kompetensi
Seorang Korban Dilaporkan Hanyut dalam Banjir yang Landa Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara
Sebanyak 4.411 Warga Terdampak, Banjir dan Tanah Longsor Hantam Padang Pariaman, Sumbar
FEBI UIN STS Jambi Gandeng BNSP, Bersiap Menyongsong Indonesia Kompeten di Era Society 5.0

Berita Terkait

Kamis, 31 Juli 2025 - 05:51 WIB

FORNAS VIII NTB Ditutup, Panitia Atur Jalur Masuk dan Keluar

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:21 WIB

Ini Aksi Nyata BRI Menanam – Grow and Green di Pulau Kapoposang, Jaga Ekosistem Laut Tetap Lestari

Rabu, 8 Januari 2025 - 11:16 WIB

Banjir Melanda 4 Desa di Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Ratusan Rumah Terendam

Rabu, 8 Januari 2025 - 09:12 WIB

Viral di Medsos Siswa SD di Gorontalo Simpan Makanan Gratis untuk Ibu, di Rumahnya Tak Ada Nasi

Sabtu, 16 November 2024 - 20:42 WIB

PROPAMI dan BEI Dukung Universitas Baiturrahmah Wujudkan Pendidikan Pasar Modal Berbasis Kompetensi

Berita Terbaru